Informasi Tanaman

LIDAH BUAYA

Aloe vera (L.) Burm.f.
Foto Tanaman Foto LIDAH BUAYA
Model 3D OBJ

Eksplorasi Informasi Lengkap:

Bersifat pahit dan dingin; berkhasiat membersihkan panas, melancarkan buang air besar, dan mempercepat penyembuhan luka.

Gel bening kaya zat aktif (polisakarida, vitamin, dan antioksidan).

Mempercepat penyembuhan luka dan luka bakar ringan. Menjaga kelembapan dan kesehatan kulit. Mengatasi sembelit. Bersifat antiinflamasi dan antioksidan. Menjaga kesehatan saluran pencernaan. Meredakan iritasi kulit. Menjaga kesehatan rambut.

Langkah Pengolahan

Kupas kulit daun lidah buaya, ambil gel beningnya, cuci hingga bersih dari getah kuning. Gel dapat dioleskan langsung pada kulit, atau diblender dengan air untuk diminum sebagai jus.

Dosis & Aturan Pakai

Gel segar secukupnya untuk pemakaian luar; konsumsi oral umumnya 5–15 ml sari lidah buaya.

Getah kuning di bawah kulit daun dapat menyebabkan diare bila dikonsumsi berlebihan. Tidak dianjurkan untuk ibu hamil tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Sebagian orang dapat mengalami reaksi alergi pada kulit.

Lidah buaya diperkirakan berasal dari Afrika Utara dan Semenanjung Arab. Sejak ribuan tahun lalu, tanaman ini telah digunakan oleh bangsa Mesir, Yunani, dan Tiongkok sebagai tanaman obat serta bahan perawatan kecantikan.

Bangsa Mesir kuno menyebut lidah buaya sebagai "tanaman keabadian". Konon, Ratu Cleopatra menggunakan gel lidah buaya setiap hari untuk menjaga kelembapan dan kecantikan kulitnya.

Lidah buaya merupakan tanaman sukulen dengan daun tebal, berdaging, berwarna hijau, serta memiliki tepi bergerigi. Daunnya mengandung gel bening yang kaya akan berbagai zat aktif bermanfaat bagi kesehatan.

● Nama lain dalam TCM: 芦荟 (luhui) ● Ordo: Asparagales ● Famili: Asphodelaceae ● Sifat dan rasa: pahit, dingin ● Khasiat utama: membersihkan panas, melancarkan buang air besar, mempercepat penyembuhan luka.

Lidah buaya banyak digunakan dalam produk kosmetik, minuman kesehatan, dan perawatan rambut.

Ditanam dari anakan/tunas pada media tanam berpasir dengan drainase baik dan sinar matahari cukup. Daun dapat mulai dipanen setelah tanaman berumur sekitar 8 – 12 bulan.

Delfi Vijja Paramita
B.A., Br.M., CDME.Hc.
CDC® — List Herbal untuk Website (Dokumen Museum Herbal)