PEPAYA
Carica papaya L.
Pepaya berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko Selatan, dibawa oleh bangsa Spanyol dan Portugis ke Asia (termasuk Indonesia) pada abad ke-16. Dijuluki "pohon seribu manfaat" karena hampir seluruh bagiannya (buah, daun, biji, getah) dapat dimanfaatkan. Merupakan pohon kecil berbatang tunggal lunak tak bercabang, tinggi 3 – 10 meter, berdaun besar menjari, dengan buah bulat-lonjong yang hijau saat muda dan kuning jingga saat matang.
Eksplorasi Informasi Lengkap:
Bersifat manis dan netral; berkhasiat membantu pencernaan, memperkuat limpa dan lambung, serta meningkatkan nafsu makan.
Enzim papain (membantu pencernaan protein); vitamin A dan vitamin C.
Melancarkan pencernaan karena enzim papain. Mengatasi sembelit. Kaya vitamin A dan C untuk daya tahan tubuh. Menjaga kesehatan mata. Mengandung antioksidan pelindung sel tubuh. Daun pepaya secara tradisional meningkatkan nafsu makan. Menjaga kesehatan jantung (kaya serat dan kalium).
Langkah Pengolahan
Buah pepaya matang dapat langsung dikonsumsi segar setelah dikupas. Daun pepaya dicuci bersih, lalu direbus dengan air (bisa ditambah sedikit garam untuk mengurangi rasa pahit) sebelum diminum air rebusannya atau dimasak sebagai sayur.
Dosis & Aturan Pakai
Buah matang dikonsumsi sebagai buah segar 100 – 200 gram per hari; daun 5 – 10 gram direbus sesuai kebutuhan tradisional.
Konsumsi getah pepaya yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang. Orang dengan alergi lateks sebaiknya berhati-hati karena pepaya mengandung senyawa mirip lateks. Penderita gangguan lambung sebaiknya tidak mengonsumsi daun pepaya dalam jumlah berlebihan.
Pepaya berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko Selatan. Pada abad ke-16, tanaman ini dibawa oleh bangsa Spanyol dan Portugis ke Asia, termasuk Indonesia. Karena mudah tumbuh di daerah tropis dan memiliki banyak manfaat, pepaya kemudian menjadi salah satu tanaman yang umum ditanam di pekarangan rumah.
Di beberapa daerah di Indonesia, pepaya dijuluki sebagai "pohon seribu manfaat" karena hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan. Buah, daun, biji, hingga getahnya digunakan dalam pengobatan tradisional dan sebagai bahan makanan.
Pepaya merupakan tanaman berbentuk pohon kecil dengan batang tunggal yang lunak dan tidak bercabang. Tingginya dapat mencapai 3–10 meter. Daunnya besar, menjari, dan terkumpul di bagian atas batang. Buahnya berbentuk bulat hingga lonjong, berwarna hijau saat muda dan kuning jingga ketika matang.
● Nama lain dalam TCM: 木瓜 (Mùguā) ● Ordo: Brassicales ● Famili: Caricaceae ● Sifat dan rasa: manis, netral. ● Khasiat utama: membantu pencernaan, memperkuat limpa dan lambung, serta meningkatkan nafsu makan.
Pepaya merupakan salah satu tanaman yang seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan. Selain sebagai tanaman buah, pepaya juga sering dimasukkan dalam daftar TOGA karena mudah ditanam di pekarangan dan memiliki banyak khasiat kesehatan.
Ditanam dari biji pada tanah gembur dengan drainase baik dan sinar matahari penuh. Tanaman mulai berbuah setelah berumur sekitar 6 – 9 bulan.
B.A., Br.M., CDME.Hc.
CDC® — List Herbal untuk Website (Dokumen Museum Herbal)