Informasi Tanaman

TEMULAWAK

Curcuma xanthorrhiza Roxb.

Temulawak adalah tanaman asli Indonesia, terutama dari Pulau Jawa, yang telah lama digunakan sebagai bahan jamu tradisional untuk meningkatkan nafsu makan, menjaga kesehatan hati, dan memulihkan stamina. Tanaman herba tahunan ini tumbuh setinggi 1,5 – 2 meter dengan daun lebar memanjang berwarna hij...

Temulawak adalah tanaman asli Indonesia, terutama dari Pulau Jawa, yang telah lama digunakan sebagai bahan jamu tradisional untuk meningkatkan nafsu makan, menjaga kesehatan hati, dan memulihkan stamina. Tanaman herba tahunan ini tumbuh setinggi 1,5 – 2 meter dengan daun lebar memanjang berwarna hijau. Rimpangnya besar, bercabang, berwarna kuning jingga, beraroma khas dengan rasa sedikit pahit.

Baca selengkapnya
Foto Tanaman Foto TEMULAWAK
Model 3D OBJ

Eksplorasi Informasi Lengkap:

Bersifat pahit, pedas, dan hangat; berkhasiat meningkatkan fungsi hati, melancarkan empedu, memperbaiki pencernaan, dan meningkatkan nafsu makan.

Kurkuminoid dan minyak atsiri (memberi warna kuning jingga dan aroma khas pada rimpang).

Meningkatkan nafsu makan, terutama pada anak-anak. Menjaga kesehatan dan fungsi hati. Mengatasi gangguan pencernaan dan perut kembung. Bersifat antiinflamasi dan antioksidan. Meningkatkan daya tahan tubuh. Menjaga kadar kolesterol. Mengurangi rasa pegal dan nyeri.

Langkah Pengolahan

Cuci bersih rimpang temulawak, iris tipis, lalu jemur atau langsung rebus dengan air hingga mendidih. Saring air rebusannya dan minum sebagai jamu.

Dosis & Aturan Pakai

Rimpang kering 9–15 g/hari, direbus atau diseduh.

Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan gangguan lambung pada sebagian orang. Penderita gangguan saluran empedu sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi secara rutin.

Temulawak merupakan tanaman asli Indonesia, terutama berasal dari Pulau Jawa dan kemudian menyebar ke berbagai wilayah Asia Tenggara. Sejak zaman dahulu, temulawak telah digunakan sebagai bahan jamu tradisional untuk meningkatkan nafsu makan, menjaga kesehatan hati, dan memulihkan stamina tubuh.

Masyarakat Jawa kuno percaya bahwa para petani dan pekerja yang rutin meminum jamu temulawak memiliki tubuh yang lebih kuat dan jarang sakit. Oleh karena itu, temulawak sering disebut sebagai "jamu penguat badan" dan diwariskan secara turun-temurun sebagai ramuan kesehatan keluarga.

Temulawak merupakan tanaman herba tahunan dengan tinggi sekitar 1,5–2 meter. Daunnya lebar, memanjang, dan berwarna hijau. Rimpangnya besar, bercabang, berwarna kuning jingga dengan aroma khas dan rasa sedikit pahit. Bagian yang digunakan sebagai obat adalah rimpangnya.

● Nama lain dalam TCM: 爪哇姜黄 (Zhǎowā Jiānghuáng) ● Ordo: Zingiberales ● Famili: Zingiberaceae ● Sifat dan rasa: pahit, pedas, hangat. ● Khasiat utama: meningkatkan fungsi hati, melancarkan empedu, memperbaiki pencernaan, dan meningkatkan nafsu makan.

Temulawak merupakan salah satu tanaman obat asli Indonesia yang telah banyak diteliti dan digunakan dalam industri jamu dan suplemen kesehatan modern.

Ditanam dari potongan rimpang bertunas pada tanah gembur, subur, cukup sinar matahari dan drainase baik. Rimpang dapat dipanen setelah 8 – 12 bulan tanam.

Delfi Vijja Paramita
B.A., Br.M., CDME.Hc.
CDC® — List Herbal untuk Website (Dokumen Museum Herbal)